3 Rekomendasi Buku Self Healing

Belakangan ini, media sosial masih ramai membicarakan tentang penyembuhan diri berbayar atau mengunjungi tempat-tempat tertentu untuk menyembuhkan diri dari berbagai jenis stres yang Anda rasakan setiap hari keluar Rumah. dan perjalanan. Faktanya, setiap orang memiliki cara penyembuhan yang berbeda. Hal ini dikarenakan hari-hari yang sibuk dengan aktivitas yang berulang-ulang tentunya akan menyita sebagian waktu menunggu untuk  beristirahat atau melakukan hal-hal yang diperlukan.Kegiatan sehari-hari yang monoton seringkali membuat seseorang lelah, stres bahkan dapat menimbulkan masalah psikologis.

Apa itu penyembuhan diri, ketika Anda merasa seperti seorang penyembuh atau  seseorang berbicara kepada Anda tentang hal itu, maka penting untuk percaya pada kemampuan  kita dan menggunakannya dengan bijak, itu berarti  menerima siapa diri kita dari sudut pandang fisik, fisiologis dari, perspektif psikologis dan spiritual Rekomendasi Buku Self Healing:

Things & Thoughts I Drew When I Was Bored karya Nalea Ali

Buku ini adalah buku pertama yang bisa dibaca jika Anda ingin menyembuhkan diri sendiri. Siapa yang tidak kenal dengan Neala Ali? Ilustrasi cat air dan cerita yang mengiringi hujan di buku pertama bahkan berhasil masuk ke volume dua. Buku sebelumnya, Naela Ali, sekali lagi menyapa pembaca dengan Hal dan Pikiran yang Saya Gambar Saat Bosan.Ditulis oleh Naela Ali, buku ini menceritakan apa yang terlintas di benak Anda saat sedang bosan.Meski ditulis dengan gaya Naela Ali sendiri,  pembaca pasti akan merasa nyaman dengan pesan dan makna yang disampaikan  buku ini. Buku penyembuhan diri ini tidak jauh dari  mencintai diri sendiri dan menghargai apa yang sudah kita miliki, daripada merasa puas. dan iri dengan apa yang dimiliki orang lain. Konten yang  biasa kita dengar dan baca, tapi tetap terasa  bermakna karena diberi sentuhan  Naela Aili. Jangan lupa, ilustrasi cat air sangat menarik. Jadi jangan lakukan itu. Terkejut jika ada undang-undang di dalamnya.Buku ini ditulis seperti buku seni, dengan ilustrasi warna lembut yang akan mendominasi buku hardcover ini.

Jeda karya Andre Riandra

Buku selanjutnya adalah jeda by André Riandra, buku ini mengajak pembacanya untuk berhenti sejenak untuk merenungkan perjalanan hidupnya mencoba menajamkan pikiran dan memastikan langkah, buku self-healing ini termasuk dalam genre romantis yang menceritakan karakter yang tidak bisa melupakan masa lalunya. Buku ini menceritakan perjalanan cinta mereka dan menyajikan cerita tentang karakter utama yang meminta sedikit waktu atau istirahat untuk menikmati ruang mereka sendiri. Dalam jeda ini, sang tokoh menggunakan waktu untuk meninjau kembali berbagai hal yang  terjadi sebelum mencapai mimpinya kembali  dan memperbaiki diri untuk lebih menghargai hal – hal kecil dalam hidup.Buku ini terbagi dalam tiga tema utama, yaitu diri sendiri, lingkungan dan perasaan cinta. Namun selain ketiga tema utama tersebut, ada  satu hal yang membangunkan kita saat membaca buku self-healing ini. kita bertemu, tetapi jika kita bertemu pada waktu yang tepat, konseling sangat berguna. Itu pasti akan membuat kita merasa bersyukur pada diri sendiri. Ada kalimat menarik dalam buku ini, yaitu:”Lakukan sesuatu yang Anda sukai. Meski tidak memiliki dasi, gelar, dan bahkan tidak memiliki banyak materi, kami menjalaninya dari hati” -Andre Riandra

Self Acceptance

Buku ini merupakan jilid keempat dari seri #88LOVELIFE, hasil kolaborasi antara penulis Diana Rikasari dan seorang ilustrator bernama Dinda Puspitasari. Buku ini  membawa kita ke dalam pengalaman pribadi Diana dalam proses penerimaan diri. Proses penerimaan diri  juga penting bagi kita untuk mengetahui keterbatasan dan kelemahan  kita.Selain itu, buku ini juga memberikan pemahaman bahwa setiap orang memiliki momen perjuangan yang berbeda untuk mencapai versi terbaik dari diri mereka.

nah,itulah sedikit rekomendasi buku self healing yang mampu menenangkan hati kamu.